Thursday, December 06, 2012

Setia pada Perkara Kecil: Mungkinkah??


"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar.  Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar." (Lukas 16:10).
 
 
 
Firman Tuhan diatas selalu tergiang-ngiang dalam kepalaku. Rasa-rasanya tidak mau pergi. Ntahlah, mungkin Tuhan punya rencana lain ketika aku mengeluh atau tidak semangat dalam bekerja, selalu Firman itu muncul lagi. Setiap bangun tidurku, sebelum berangkat kerja, biasanya aku berdoa: “Tuhan, berikan aku hikmahmu pada hari ini, untuk memiliki semangat kerja yang tinggi.” Ada rasa keengganan di hati untuk melangkah keluar kamar kos.

Sebenarnya pergumulanku tentang demotivasi dalam dunia kerja sudah pernah saya tulis dalam artikel sudah pernah saya tulis dalam artikel sebelumnya, yang berjudul: “Etos Kerja: Bekerja untuk Melayani Tuhan”. Tulisan ini berbicara tentang etos kerja Kristen, yaitu apapun yang kita kerjakan, kerjakan  dengan sebaik-baiknya, kerjakan bukan untuk manusia, tetapi untuk Tuhan. Kita harus memiliki konstruksi berpikir bahwa kerja adalah pelayanan kepada Tuhan.

Terkadang saya malu apabila membaca artikel yang saya tulis. Melaksanakannya tidak semudah menuliskannya. Tetapi setidaknya tulisan tersebut menjadi cambuk bagi saya, bahwa bos atau atasan saya sebenarnya tidak hanya manusia, tetapi juga Tuhan. Setiap pekerjaan yang saya lakukan harus dipertanggungjawabkan ke Tuhan.

Seperti hari ini. Saya sedikit galau. Saya biasanya disibukkan dengan pekerjaan administrasi. Sebenarnya di kantor, 70% pekerjaan saya memang menangani administrasi hukum. Saya tidak terlibat dalam pekerjaan seorang legal counsel pada umumnya (legal opinion, legal drafting, legal review, legal research, negotiation, dll). Sebagai seorang pemberontak sejati, saya sebenarnya sudah mengajukan komplain di awal ketika saya mulai bekerja. Saya juga menawarkan solusi yang terbaik. Tidak hanya ke atasan saya langsung tapi juga ke atasan paling atas di bagian Legal. Namun, memang kenyataan sedikit jauh dari harapan.

Ketika hati gundah gulana menghadapi pekerjaan-pekerjaan administrasi ini, maka Firman Tuhan ini selalu memberikan kekuatan pada saya. Sesungguhnya Tuhan tidak pernah salah menempatkan saya disini karena dia pasti punya rencana yang indah. Dan apabila saya setia pada perkara-perkara yang saya dan orang lain anggap “kecil”, maka sesungguhnya Tuhan sedang mengajar agar saya untuk setia. Dan apabila saya setia, maka Tuhan akan mempercayakan perkara-perkara yang besar.
 
Mungkin ada juga beberapa teman di luar sana yang merasakan hal yang sama dengan saya, maka percayalah, rencana Tuhan itu selalu indah. Tuhan berfirman: “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.” (Pengkhotbah 3:11).
 
Apabila saat ini kamu hanya dipercayakan mengurus hal-hal yang kecil, sesungguhnya Dia sedang menguji kesetiaanmu. Apabila kamu setia dalam perkara-perkara kecil tersebut, maka Dia akan mempercayakan perkara-perkara besar kepada kita. Semangat!!

No comments: